Dua dokumen penting yang digunakan untuk bepergian ini memang sering membuat bingung orang. Bagi anda yang biasa bepergian ke luar negeri, mungkin bukan suatu yang asing lagi. Sudah paham betul apa bedanya. Tetapi jika orang awam, atau anda yang belum pernah pergi ke berwisata ke luar negeri, ini tentu bisa membuat bingung dan bertanya-tanya : Apa beda paspor dan visa ?

Susah Bedakan

Banyak yang sering salah mengartikan keduanya. Tidak heran, jika dilihat dari jumlah penduduk Indonesia sekarang  yang berjumlah lebih dari 250 juta orang, berapa yang punya Paspor ?. Menurut kebiasaan di masyarat, membuat paspor bukan perkara utama. Karena ada KTP sebagai kartu identitas yang paling berharga. Ketika mereka mau ke luar negeri baru memikirkan untuk buat paspor.

Dengan begitu masuk akal jika banyak sekali yang sulit membedakan antara keduanya. Sering tertukar pengertian. Visa sering diartikan sebagai kartu yang dikeluarkan kantor imigrasi. Padahal bukan demikian adanya. Dibawah ini adalah perbedaan antara visa dan paspor yang perlu anda ketahui sehingga tidak ada lagi kebingunan antara keduanya :

Paspor

Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang dari suatu negara, dalam hal ini kantor imigrasi atau pejabat pada perwakilan Indonesia di luar negeri, yang berisi identitas pemiliknya dan berlaku untuk melakukan perjalanan secara resmi antar negara.

Selanjutnya Paspor berujud seperti buku kecil. yang mana berisi biodata pemegangnya yang mencakup antara lain foto resmi pemegang, tempat dan tanggal kelahiran, tanda tangan, informasi kebangsaan. Ada juga info dimana paspor dibuat dan masa berlakunya. Paspor berisi halaman-halaman kosong sekitar 24 dan 48 lembar. Apa gunanya halaman kosong ini ? Untuk keperluan pembuatan visa, dimana visa akan ditempel atau dicap pada halaman tersebut. Jadi ini juga salah satu syarat pembuatan visa yang anda harus ketahui.

Masa berlaku paspor cukup lama, seperti KTP, yaitu 5 tahun, setelahnya anda harus ajukan ulang untuk mendapatkan paspor baru. Sedangkan tidak ada beda antara paspor 24 dan 48 halaman dari segi fungis. Hanya biaya pembuatan yang berbeda. Yaitu Rp 155.000 vs Rp 355.000. Sementara untuk e-paspor adalah Rp.655.000. Bedanya apa dengan paspor biasa ? pada e-paspor terdapat chip yang berisi data lengkap pemegang paspor. Jadi petugas cukup scan chipnya, tidak perlu buka halaman paspor. Untuk fungsinya sama.

Pada umumnya paspor 24 halaman ditujukan bagi para TKI yang tidak perlu banyak halaman untuk visa. Bagi anda yang sering melakukan perjalanan ke luar negeri sebaiknya buat paspor 48 halaman agar cukup untuk membuat banyak visa. Adapun jenis-jenis paspor itu ada 6 tipe.

Visa

Apa itu visa ? dokumen resmi yang dikeluarkan oleh suatu negara melalui salah satu perwakilannya, yang berisi tanda izin diperbolehkannya seseorang warga asing masuk ke dalam wilayah negara bersangkutan. Yang mana dilakukan dalam jangka waktu yang disesuaikan dan dengan tujuan yang telah ditentukan. lebih lanjut bisa anda simak pada halaman ini.

Visa mempunyai masa berlaku terbatas. Dari beberapa hari hingga beberapa bulan. tergantung jenis dan keperluan visanya.Perlu diketahui  bahwa tipe visa sangat bermacam-macam, sampai ratusan jumlahnya.

Kesimpulan

Dari gambaran diatas jelaslah sudah kalau Paspor dan Visa itu memang dua makhluk yang berbeda. Dari segi jenis, bentuk dan keperluannya. Oleh karena itu sangat penting untuk diinformasikan kepada setiap orang yang ingin buat visa agar mempunyai paspor dulu. Kenapa ? karena visa harus ditempelkan pada halaman paspor yang kosong. Tanpa halaman kosong visa anda akan ditolak.

Secara singkat beda antara Paspor dan Visa sebagai berikut :

 

Tabel Perbeda Paspor dan Visa
HAL PASPOR VISA
Tempat Pembuatan Kantor Imigrasi Kedutaan Besar
Masa berlaku 5 tahun Beragam tergantung tujuan
Biaya 155.00/355.00/655.00 Beragam tergantung Negara
Jenis 6 tipe Ratusan tipe
Bentuk Buku kecil Stiker/Stempel
Syarat Pembuatan Tidak perlu visa Harus ada Paspor
Urutan pembuatan Nomor 1 Nomor 2